Sosial & Kemanusiaan

APTIKOM Salurkan Donasi untuk Korban Gempa Cianjur melalui Universitas Suryakancana

APTIKOM menyalurkan donasi sebesar Rp12 juta untuk masyarakat terdampak gempa Cianjur melalui Universitas Suryakancana sebagai bagian dari solidaritas komunitas pendidikan tinggi.

APTIKOM Salurkan Donasi untuk Korban Gempa Cianjur melalui Universitas Suryakancana
Dokumentasi: APTIKOM Provinsi Jawa Barat

Cianjur, Desember 2022 — APTIKOM menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi Cianjur sebagai bentuk solidaritas komunitas pendidikan tinggi informatika dan komputer terhadap korban bencana.

Bantuan diserahkan oleh Ketua APTIKOM Provinsi Jawa Barat, Prof. Dr. Adiwijaya, melalui pimpinan Universitas Suryakancana, Cianjur, untuk mendukung masyarakat yang membutuhkan dalam proses pemulihan pascabencana.

Gempa Cianjur dan Dampaknya terhadap Masyarakat

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur pada 21 November 2022. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan luas terhadap rumah warga, sekolah, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, dan berbagai infrastruktur publik.

Dampaknya tidak hanya berupa kerusakan fisik, tetapi juga memengaruhi aktivitas pendidikan, perekonomian, dan kehidupan masyarakat di berbagai wilayah terdampak.

Kondisi tersebut mendorong berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas perguruan tinggi, untuk mengambil bagian dalam upaya kemanusiaan dan pemulihan.

Solidaritas Anggota APTIKOM

Penggalangan dana dilakukan dalam rangkaian Musyawarah Nasional APTIKOM 2022 di Bali. Melalui partisipasi anggota, dana sebesar Rp12 juta berhasil dihimpun untuk membantu masyarakat terdampak gempa Cianjur.

Inisiatif ini menunjukkan bahwa jejaring APTIKOM tidak hanya bergerak dalam pengembangan akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.

Universitas Suryakancana Mendukung Penyaluran Bantuan

Penyaluran bantuan dilakukan melalui pimpinan Universitas Suryakancana yang berada di Cianjur. Keterlibatan institusi lokal menjadi penting agar bantuan dapat dikoordinasikan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Kolaborasi antara organisasi dan perguruan tinggi daerah juga memperlihatkan peran kampus sebagai bagian dari masyarakat yang dapat membantu proses pemulihan setelah bencana.

Dukungan untuk Proses Pemulihan

Dalam penyerahan bantuan, Prof. Dr. Adiwijaya menyampaikan harapan agar kontribusi anggota APTIKOM dapat membantu meringankan beban para korban.

“Kami berharap donasi ini dapat menjadi wujud solidaritas dan dukungan nyata bagi saudara-saudara kita yang terdampak. Semoga mereka diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.”

Aksi tersebut menjadi bagian dari kontribusi sosial komunitas APTIKOM dalam mendukung masyarakat yang menghadapi kondisi darurat. Solidaritas, kolaborasi, dan gotong royong antara perguruan tinggi, organisasi, dan masyarakat diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan sekaligus memperkuat ketahanan komunitas setelah bencana.

Bagikan berita WhatsApp Facebook X
Link berhasil disalin