Akademik

APTIKOM Jawa Barat Gelar Workshop Akreditasi LAM INFOKOM untuk Penguatan Mutu Program Studi

APTIKOM Jawa Barat menggelar Workshop Akreditasi LAM INFOKOM secara hybrid di Universitas Telkom pada 30 Januari 2023, diikuti sekitar 110 peserta dan perwakilan lebih dari 60 perguruan tinggi.

APTIKOM Jawa Barat Gelar Workshop Akreditasi LAM INFOKOM untuk Penguatan Mutu Program Studi
Dokumentasi: APTIKOM Provinsi Jawa Barat

Bandung, 30 Januari 2023 — Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Workshop Akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM) sebagai bagian dari upaya memperkuat mutu program studi informatika dan komputer di Jawa Barat.

Workshop dilaksanakan secara hybrid pada Senin, 30 Januari 2023. Sekitar 110 peserta mengikuti kegiatan secara langsung di Gedung Damar Universitas Telkom, sementara peserta lainnya berasal dari lebih dari 60 perguruan tinggi di wilayah Jawa Barat.

Memperkuat Kesiapan Akreditasi Program Studi

Kegiatan ini menghadirkan Prof. Heru Suhartanto, dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia sekaligus asesor LAM INFOKOM, sebagai narasumber utama. Workshop diarahkan untuk membantu pengelola program studi memahami proses akreditasi secara lebih utuh, mulai dari penyiapan dokumen hingga penguatan sistem penjaminan mutu internal.

Ketua APTIKOM Jawa Barat, Prof. Adiwijaya, menyampaikan bahwa peningkatan mutu program studi memerlukan proses yang berkelanjutan. Perguruan tinggi diharapkan tidak memandang akreditasi hanya sebagai pemenuhan dokumen, tetapi sebagai bagian dari upaya membangun budaya mutu dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu program studi Infokom di Jawa Barat dalam mengimplementasikan continuous improvement guna meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan daya saing lulusan di era digital.”

PPEPP sebagai Fondasi Peningkatan Mutu

Dalam sesi utama, Prof. Heru menjelaskan prinsip akreditasi LAM INFOKOM yang berkaitan erat dengan siklus PPEPP: Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan. Siklus tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses penjaminan mutu berjalan secara sistematis dan berkelanjutan.

Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai instrumen akreditasi, pendekatan asesmen, serta berbagai hal yang perlu diperhatikan ketika menyiapkan bukti pendukung. Pengalaman Prof. Heru sebagai asesor memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai bagaimana data dan dokumen perlu disusun agar mencerminkan proses mutu yang benar-benar berjalan di program studi.

Belajar dari Praktik dan Pengalaman Akreditasi

Workshop turut memberi ruang bagi peserta yang telah melalui proses akreditasi LAM INFOKOM untuk berbagi pengalaman. Diskusi tersebut memperkaya pembahasan karena peserta dapat melihat berbagai tantangan yang muncul dalam proses penyiapan akreditasi serta langkah-langkah yang dilakukan untuk mengatasinya.

Salah satu hal yang banyak ditekankan adalah pentingnya konsistensi antara dokumen, pelaksanaan kegiatan akademik, dan bukti peningkatan mutu. Meskipun sistem akreditasi LAM INFOKOM pada saat itu relatif baru, sejumlah perguruan tinggi telah mampu beradaptasi dan memperoleh hasil yang baik melalui persiapan yang terencana.

Continuous Improvement untuk Pendidikan Tinggi Infokom

APTIKOM Jawa Barat mendorong perguruan tinggi untuk menjadikan proses akreditasi sebagai momentum evaluasi dan peningkatan kualitas. Pendekatan continuous improvement diharapkan memperkuat pengelolaan program studi sekaligus memastikan layanan pendidikan tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja.

Melalui workshop ini, APTIKOM Jawa Barat memperkuat perannya sebagai jejaring kolaborasi perguruan tinggi informatika dan komputer di tingkat provinsi. Pertukaran pengalaman, penguatan kapasitas pengelola program studi, dan pembelajaran bersama menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang semakin berkualitas.

Mendorong Mutu dan Daya Saing Lulusan

APTIKOM Jawa Barat berharap kegiatan serupa dapat terus memperluas pemahaman perguruan tinggi terhadap sistem akreditasi dan penjaminan mutu. Kesiapan program studi tidak hanya diukur dari kelengkapan dokumen, tetapi juga dari kemampuan institusi menjalankan proses pendidikan yang konsisten, terukur, dan terus ditingkatkan.

Dengan penguatan mutu yang berkelanjutan, program studi informatika dan komputer di Jawa Barat diharapkan semakin siap menghadapi proses akreditasi sekaligus menghasilkan lulusan yang kompeten dan memiliki daya saing di era digital.

Bagikan berita WhatsApp Facebook X
Link berhasil disalin